Perang Harga MAS vs AirAsia

Senin, 5 Mei 2008, di harian the Star MAS mengumumkan tarif tiket nol untuk tujuan domestik dalam negeri Malaysia. Tentu saja ada biaya tambahan untuk administrasi, pajak bandara dan ongkos bahan bakar. Iklannya sendiri sudah muncul di AXN dan TV3 sehari sebelumnya.

Esoknya, 6 Mei 2008, di harian yang sama, AirAsia membalas dengan pernyataan akan membayar perbedaan tarif jika tarif MAS lebih murah. Ditambah AirAsia akan berkampanye bahwa tiket mereka akan lebih murah daripada nol.

Saya mensimulasi harga tiket untuk satu orang dewasa dengan rute Kuala Lumpur – Johor Baru pulang pergi pada tanggal 10 Juni – 15 Juni 2008. Beberapa hal disamakan agar perbandingan sejajar: membawa koper bagasi satu buah dan mendapat makanan di pesawat.

Struktur harga dari MAS:

Ticket fare : MYR 0
Passenger service charge: MYR 18
Surcharge : MYR 134

Total : MYR 152

Untuk AirAsia perincian harganya adalah

Going out total 59.50 MYR

1 Guest: 15.00 MYR
Airport tax: 6.00 MYR
Administration fee: 22.50 MYR
Fuel surcharge: 16.00 MYR

Coming back total 62.50 MYR

1 Guest: 15.00 MYR
Airport tax: 9.00 MYR
Administration fee: 22.50 MYR
Fuel surcharge: 16.00 MYR

Services and Fees 20.00 MYR

Checked Baggage Handling Fee 3.00 MYR
N.Lemak/N.Briyani 7.00 MYR
Checked Baggage Handling Fee 3.00 MYR
N.Lemak/N.Briyani 7.00 MYR

Total Package price: 142.00 MYR

Total harga 142 belum termasuk minum. Dengan anggapan harga 1 botol teh adalah MYR 5, maka total paket AirAsia menjadi 147. Dengan selisih 5 ringgit saya akan memilih MAS dengan pelayanan dan suasana kabin pesawat yang lebih bagus. Kemudahan berangkat dari KLIA juga salah satu faktor yang membuat MAS lebih favorit.

Simulasi ini dilakukan saat AirAsia masih memakai tarif lama yang kemungkinan belum diubah sesuai kampanye harga di bawah nol. Kita lihat saja ke depan persaingan dua maskapai penerbangan ini.

Update:

Jika karena dalam pesawat MAS tidak disediakan makanan dan minuman, maka selisih antara MAS (152 MYR) dan AirAsia (122 MYR) melebar menjadi 30 ringgit. Konsumen tinggal memutuskan apakah 30 ringgit ini cukup berharga untuk beralih ke AirAsia.

Satu Tanggapan ke “Perang Harga MAS vs AirAsia”

  1. infogue Berkata:

    Artikel di blog Anda sangat menarik dan berguna sekali. Anda bisa lebih mempopulerkannya lagi di infoGue.com dan promosikan Artikel Anda menjadi topik yang terbaik bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!

    http://ekonomi-internasional.infogue.com
    http://ekonomi-internasional.infogue.com/perang_harga_mas_vs_airasia

Tinggalkan Balasan