Zakat Maal (3)

Selasa, 11 Desember 2007

Lembaga swadaya masyarakat yang mempelopori penggunaan zakat untuk pemberdayaan ekonomi adalah Dompet Dhuafa. Didirikan oleh kelompok Republika, yang setelah beberapa tahun berpisah dan menjadi mandiri. Ini segera diikuti oleh beberapa lembaga lain seperti Pos Keadilan Umat yang mempunyai hubungan historik dengan PK/PKS dan Portal Infaq yang didirikan beberapa professional di daerah segitiga emas Jakarta. Tantangan mereka bukan mendapatkan dana, tetapi malah menyalurkan dana. Penyaluran dana diseleksi dengan hati-hati dengan melihat konsistensi dan akuntabilitas penyelenggaranya. Contoh beberapa penyaluran dana: kegiatan mahasiswa muslim, modal kerja pengusaha kecil islam, pelatihan manajemen UKM dll.

Lembaga zakat yang bagus adalah yang memberikan pelaporan kepada donornya. Biasanya Dompet Dhuafa akan mengirimkan laporan tahunannya kepada donor-donornya. Portal Infaq malah dalam situsnya mempunyai fasilitas forum sehingga para donor bisa berinteraksi antara mereka dan dengan penyelenggara zakat. Inovasi seperti Portal Infaq inilah yang dalam satu segi Indonesia lebih maju daripada Malaysia dalam hal interaksi dan feedback.


Zakat Maal (2)

Selasa, 11 Desember 2007

Apakah penghasilan Januari masuk perhitungan?

Tidak karena penghasilan Januari baru mengendap 11 bulan. Kalau di akhir tahun 2006 punya 50 juta dan selama setahun tidak pernah berkurang maka zakat 2007 dihitung 1/40 dari 50 juta. Kalau dengan sisa gaji 5 jt per bulan dan di akhir 2007 menjadi 110 juta, maka ini buat perhitungan 2008. Jadi bill statement akhir tahun atau pass book print akhir tahun sangat penting. Jika ternyata hilang dan lupa ingat saja garis besarnya dan dibulatkan ke atas, misal 50.345.678 bagusnya dihitung 51 jt gitu.

Harta adalah semua milik kita termasuk rumah dan mobil?

Harta untuk zakat opini saya adalah liquid asset. Saham dan mata uang asing itu termasuk liquid tetapi rumah, mobil dan tanah tidak. Liquiditas diukur dari seberapa mudahnya menjual di harga pasar. Mobil / motor tidak dianggap karena tidak mudah dijual, istilahnya sudah capitalized. Jika ada penghasilan dari fixed asset tadi berupa liquid asset, maka liquid asset yang dipakai. Saya pakai istilah liquid asset bukan current asset, karena current asset mencakup stock/inventory menurut saya tidak masuk perhitungan.

Di luar itu ada juga ada istilah khumus, zakat pendapatan. Ini dipotong dari pendapatan bersih tiap bulan. Ada beberapa pendapat bahwa khumus ini untuk orang yang berpenghasilan tinggi dan profesional. Definisi penghasilan tinggi harus dilihat lagi, misalnya dalam strata penghasilan, dia termasuk 20% penghasilan tertinggi dalam lingkup negara. Ini tidak menutup orang biasa mengaplikasikannya.


Zakat Maal

Selasa, 11 Desember 2007

zakat apa nih? zakat maal ya?

prinsipnya mudah saja, 1/40 dari harta yang terendap selama setahun untuk jumlah harta yang masuk nisab
perhitungannya agak rumit kalo kita punya portofolio harta/investasi yang beraneka ragam

1. tabungan
hitung jumlah tabungan terendah selama setahun
misal bulan januari 1000 RM, juli 2000 rm, desember 1500 rm, maka yang diambil yg terendah yaitu 1000 rm

2. forex
kita mau bayar dalam mata uang apa? misal rupiah
kalau kita punya tabungan dalam mata uang lain, harus dikonversi dulu ke rupiah
untuk melihat rate, cari rate yang membuat konversi ke rupiah paling rendah, itu yang dipakai
misal januari 1 rm = 2500 rupiah, agustus 1 rm = 2400, pakai yang 2400, rate resmi ada di BNM, BI-nya malaysia
kalo mau bayar dalam ringgit juga boleh, karena keuntungannya ini akan mengurangi pembayaran pajak
rate yg dipakai berarti 1 rm = 2500 untuk mengkonversi rupiah ke ringgit

3.saham, sama saja, cari harga saham terendah dalam tahun itu

4. tanah / rumah: menghasilkan atau tidak
pendapat saya, kalau tanah/rumah tidak menghasilkan tidak perlu zakat
kalo ada penghasilan, penghasilannya masuk tabungan kita, dan dihitung sesuai nomer 1

5. emas
kalau dipakai, keluar dari perhitungan
kalau tidak dipakai, masuk perhitungan jumlah harta di nomer 1

mungkin yang lain bisa menambahkan

untuk kalkulator zakat yang pernah saya lihat, hanya menghitung jumlah penghasilan bersih setelah dipotong pengeluaran harian, tidak cukup detail.
terserah pakai cara yang sesuai, yang penting, bayarlah zakat


Alhamdulillah Indonesiaku

Selasa, 11 Desember 2007

Ada yang bisa kasih berita positif?

Saya coba:
1. IHSG tembus ke titik tertinggi tahun ini sekitar 2600, KLSE cuman setengahnya: 1300-an
Biasanya pasar modal merupakan indikator ekonomi yang menggambarkan prospek masa depan

2. Banyaknya band-band baru muncul, menandakan kreatifitas musik tidak pernah mati di Indonesia. Apalagi di bulan Ramadhan, banyak pilihan untuk mendengarkan lagu-lagu religius. Sempat lihat sinetron Pencari Tuhan di SCTV. Salah satu yang terbaik yang saya bilang, mengajarkan aplikasi ketuhanan di kalangan orang-orang awam tanpa suasana mistik atau pameran kemewahan.

3. Yang sempat balik Jakarta, silakan coba Nasi Bakar. Trend baru makanan rakyat setelah gelombang brownies kukus. Enak dan murah. Dunia masakan dan keanekaragaman tata boga memang sukar ditandingi. Masakan bisa ditiru tetapi penemuan resep tidak bisa dilakukan. Variasi masakan Indonesia setanding dengan Thailand, Perancis dan Jepang.

4. Nokia N810, programmer sistemnya orang Indonesia. Dibajak langsung dari Bogor untuk pindah ke Finlandia. Terbukti daya pikir orang Indonesia tidak bisa diremehkan.

5. Selain GSM ada CDMA. Malaysia mana ada? Teknologi wireless Indonesia lebih beraneka ragam.

Silakan yang lain.


Rahmatan lil ‘alamin

Senin, 10 Desember 2007

Lihat saat KKK-TBH dikalahkan pasangan Jepang? Saat-saat akhir di set terakhir Rexy yang biasanya masih mengawasi anak latihannya terlihat menunduk. Sementara itu pasangan Malaysia sering melakukan kesalahan sendiri. Sepertinya Rexy yang tahu kekuatan dan kelemahan KKK-TBH sudah tahu mereka akan kalah. Taktik dari Jepang sepertinya berhasil menguras tenaga pasangan Mal dengan membiarkan bola-bola tinggi diambil KKK-TBH.

Kalau kita melihat Rexy secara Indonesia, kita bisa saja berkata dia tidak nasionalis atau tidak patriotik. Tetapi secara profesional dia luar biasa. Melihat kesempatan dan penghargaan di Indonesia tidak sebanding dengan yang diharapkan, dia melanglang buana. Motivasinya bisa uang, aktualisasi, popularitas, penghargaan dll. PBSI sendiri juga menyadari bahwa mereka kurang menghargai pemain-pemainnya dan Rexy sedang dicoba untuk melatih di Indonesia.

Apakah Rexy sudah mempratekkan rahmatan lil-alamin? Bakat dan talenta itu asalnya dari Allah dan harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk rahmat semesta alam tanpa membatasi keluarga / RT-RW / perusahaan / negara? Mungkin.

Sekarang ini negara-negara berbentuk nation state, dibentuk dengan paham kebangsaan. Paham kebangsaan ini dibuat untuk menyatukan satu negara dengan persamaan bangsa atau kumpulan suku-suku bangsa. Suku-suku bangsa bisa bersatu karena merasa dijajah oleh penjajah yang sama. Kalau mengacu kasus Indonesia, negara kesatuan bisa terjadi karena suku-suku bangsa dijajah Belanda. Selain itu Sriwijaya dan Majapahit juga diacu sebagai bentuk negara kesatuan yang kalau dipikir mereka itu negara penjajah juga.

Dari benang merah tadi jelas peran negara penjajah dalam menyatukan atau memisahkan orang-orang jajahannya. Misalnya orang Serawak dengan orang Kalimantan. Secara teritori, bahasa dan budaya mereka hampir sama. Karena yang satu dijajah Inggris yang lain oleh Belanda, mereka akhirnya terpisah. Pengaruh penjajah masih kuat walaupun penjajahnya sendiri sudah kabur sejak 50 th / 62 th yang lalu.

Pengaruh negara dan kebangsaan sangat kuat karena negaralah yang mengatur segalanya. Kalau dibandingkan ini agak berbeda saat kekhalifahan Turki saat antar sultan di nusantara masih ada silahturahmi. Paham kebangsaan dan nasionalisme masih dikalahkan ikatan agama.

Kalau kita melihat Malaysia sebagai negara yang orang-orangnya sering memandang rendah ke kita, salah satunya adalah kemakmuran bernegara mereka sementara negara agak terseok sejak krisis 1997. Tetapi biasanya kesombongan akan ada balasannya, langsung ataupun tidak langsung. Perihal balasan kesombongan itu sudah ada yang mengatur. Dari sikap pribadi kita, karena kita melihat Malaysia sesuatu yang terpisah dan orang-orangnya sok, akhirnya kita bersikap anti. Ini akan mempengaruhi psikologi kita, kita saling membandingkan dan membuat kita bersikap agresif. Ibarat dua benda yang tidak bisa bersatu, kita akan selalu menganggap Malaysia adalah sesuatu yang di luar. Pegang boleh, makan jangan. Kita tidak akan enjoy walaupun ini juga punya nilai positif mendorong kita untuk maju.

Kenapa tidak kita coba pendekatan lain? Anggaplah Malaysia ini adalah saudara-saudara kita yang terpisah karena dijajah oleh penjajah yang berbeda dari penjajah kita. Dengan sikap ini kita akan menerima Malaysia sebagai bagian dari kita dan mulai memperlakukan mereka sebagai manusia. Kalau ada yang sok, memang di Indonesia tidak ada yang sok? Kalau ada yang berat sebelah, memang tidak ada di Jakarta? Kalau ada yang menyiksa pembantu, memang di Indonesia tidak ada? Mereka dan kita adalah manusia yang punya nafsu, kesombongan, harga diri dan pendapat.

Saya ingat film Kungfu saat David Caradine masuk lubang yang berisi beberapa harimau. Filosofinya adalah dengan menganggap harimau sebagai bagian dari David, harimau tidak akan menyakitinya dan David tidak menyakiti harimau karena mereka adalah satu. Damai.

Jadi kalau nanti ada yang pergi dari Malaysia, kembali ke Indonesia atau pindah negara lain, janganlah ragu-ragu, karena kita seharusnya menjadi rahmatan-lil’alamin di setiap tempat kita berada (jangan lupa ajak2 :D ).

Mudah berucap, susah dikerjakan.


Asuransi Dan Investasi Secara Terpisah (3)

Senin, 10 Desember 2007

pake aja skenario 1 dan skenario 2
skenario 1 dengan mengikuti poroposal dari pihak asuransi
skenario 2 dengan mengambil asuransi takaful yang termlife dan dana pendidikan dikelola sendiri
asumsi return deposito syariah 6% per tahun
atau kalo masuk reksadana return bisa 17% per tahun

kalo ternyata hasil yang diterima lebih besar pada skenario 1, itu bagus banget, saya juga tertarik
kalau tidak, ya……, sama dong sama asuransi lain

kuncinya adalah mekanisme shared service-nya digunakan atau tidak
jika tidak ada shared service, malah memakai konsep subcontracting, justru skenario 1 merugikan konsumen
jadi pihak asuransi memakai termlife insurance dari pihaknya dan men-subcon dana investasi ke tempat lain
return investasi subcontractor itulah yang diambil porsinya sebagian oleh perusahaan asuransi dan dikembalikan sisanya ke nasabah

benar tidaknya harus pake angka sih, jadi silakan disimulasi


Asuransi Dan Investasi Secara Terpisah (2)

Senin, 10 Desember 2007

saya hitung untuk asuransi pendidikan ternyata tetap lebih menguntungkan beli terpisah antara asuransi termlife and menabung sendiri
untuk timing pendidikan kan bisa dihitung sendiri

jika terjadi sesuatu pada diri penanggung akan di-cover oleh asuransi termlife
sementara dana pendidikan diambil dari alokasi dana yang tersimpan di investasi

lebih menguntungkan beli terpisah karena pada asuransi pendidikan ada overhead salesman/agent yang cukup besar
jarang atau tidak pernah agen asuransi menawarkan termlife insurance padahal di semua asuransi jiwa itu ada
harusnya 2 in 1 (asuransi jiwa plus pendidikan) hitungannya lebih murah daripada beli terpisah dengan asumsi ada shared service atau cost yang dipakai bersama, ternyata tidak; cost lebih mahal karena untuk komisi agen dan profit perusahaan asuransi
komisi dan profit itu wajar, tetapi kalau bisa beli sesuatu dengan lebih murah dan manfaatnya sama, mengapa tidak

untuk tabungan pendidikan saya tidak pakai, tetapi sepertinya mengorbankan fleksibilitas investasi penabung untuk jaminan keuangan masa depan
kayaknya hampir sama dengan asuransi di atas. hitung saja kalau dana itu diinvestasikan sendiri secara disiplin dan HANYA diambil pada saat-saat anak masuk sekolah; kalau ternyata lebih menguntungkan tabungan pendidikan, bagus itu

untuk pensiun prinsip sama, menabung rutin untuk masa tertentu, hampir sama dengan premi asuransi dong…
yang menentukan adalah pilihan investasi, saya dengar DPLK Astra cukup pintar memutar investasi dan cukup menguntungkan
harusnya lembaga DPLK seperti Jamsostek, Bank Muamalat, Bank Mandiri dengan dana pensiun yang ada memberi laporan rutin terhadap nasabah sehingga kita bisa mengikuti, lha Jamsostek sekarang diintervensi kepentingan politik untuk cash cownya parpol, gimana bisa dipercaya

untuk EPF, orang sini aja gak percaya, apalagi kita?
banyak orang sini mau narik EPF nya buat bayar rumah atau sekolah, susahnya minta ampun…
mending muter sendiri deh atau ke investasi yang klasik: emas

gitu dulu, sori kalau ada yang bosen ngomongin investasi dan asuransi


Asuransi Dan Investasi Secara Terpisah

Senin, 10 Desember 2007

asuransi investasi/pendidikan lagi rame dibahas di priyadi.net
setelah dianalisa, lebih menguntungkan memakai asuransi jjwa termlife dan berinvestasi secara terpisah
saya sendiri punya asuransi pendidikan, selama 5 tahun harus membayar premi
selama masa pembayaran premi (5 th), asuransi jiwa akan membayar premi jika suatu hal saya tidak sanggup membayar
setelah masa bayar, di tahun-tahun tertentu, asuransi akan membayar uang pertanggungan

baru tadi malam saya hitung-hitung lagi, ternyata lebih murah dengan memakai asuransi termlife untuk meng-cover saya selama 5 tahun dan sisa uangnya berinvestasi di tempat lain, asuransi termlife adalah asuransi jiwa dengan term pendek dan tidak ada nilai tunai, uang hangus.

contoh
asuransi pendidikan:
uang pertanggungan 50 jt
pembayaran premi selama 5 th: 8 jt, jadi total 40 jt
jadi kita harus anggarkan 40 jt utk pembayaran premi dalam masa 5 th
usia anak mulai diansurasikan=3 th
pada saat usia anak 6 thn dapat tunai 10% dari 50jt = 5jt
9 thn= 15% dari 50 jt = 7.5 j
dst…
total di akhir pertanggungan, saat anak umur 25 th, total uang pertanggungan yg dibayarkan asuransi = 110 jt

kelihatannya sih bagus, tapi kalau dilihat dengan nilai waktu dari uang, kemungkinan berinvestasi di tempat lain spt: reksadana syariah/non-syariah, saham, deposito syariah/non-syariah, returnnya lebih menguntungkan jika terpisah

asuransi termlife utk meng-cover pertanggungan 50 jt selama 5 thn = 5/1000 * 50 jt * 5 th = 1,25 jt
budget 40 jt, jadi yang bisa diinvestasikan = 40 jt – 1.25 jt = 38.75 jt
masukkan ke BMI dengan return bagi-hasil umumnya 6-8% pertahun, selama 25-3 = 22 thn (usia anak 3 thn saat mulai asuransi; 25 usia akhir pembayaran)
returnnya = 38.5 jt * (1+6%) pangkat 22 = 38.75 jt * 3.6 = 139.6 jt
lebih dari 29 jt bedanya

kalau di tengah jalan ada kebutuhan dana, uang investasi bisa ditarik sebagian, dan sisanya tetap berputar

ini saya hitung utk asuransi non takaful
kalau mau sama-sama menghitung yg takaful, forward aja datanya ke saya, nanti kita hitung bareng
paling enak kalau interaktif soalnya saya juga sedang belajar
mungkin setelah acara pengajian, kita hitung di excel


Prediksi Politik

Senin, 10 Desember 2007

Saya prediksi, akan sedikit terjadi “kekacauan politik” tahun depan, faktornya adalah pemilihan umum.
Kaum pembangkang (oposisi) dimotori oleh Anwar Ibrahim sementara terpendamnya kecemburuan ras akan meletup. Disini akan banyak kambing hitam yang dimainkan, salahsatunya ada INDOnesians yang akan jadi tumpuan bantuan ras Melayu tetapi juga sasaran kemarahan kalau terjadi kerusuhan sosial seperti tahun 1969 di Malaysia.

Kita lihat saja nanti.


Alternatif Penyaluran Hewan Kurban

Senin, 10 Desember 2007